paranormal activity

Yup, gue harus akui kalau gue mulai menjadi seorang pengecut. Kadang-kadang, ketika mempersiapkan sebuah entry, gue suka nge-upload foto-nya terlebih dahulu baru kemudian (setelah beberapa hari) menulis artikel-nya. Nah, gue berniat mengupload foto still dari film Paranormal Activity, dan kejadiannya gue selalu gagal. Tentu gue panik dong!

Maksud gue apa-apaan nih? Benarkah ada kutukan dari film ini sehingga mau nge-upload fotonya saja tidak bisa? Setelah gue cek picasaweb.com, ternyata mereka sedang maintenance. Jadi, sekali lagi, yup, gue hanya paranoid!

Sabtu minggu lalu, gue menerima ajakan seorang teman untuk menonton film yang disebut-sebut oleh kritikus Amerika sebagai film horror yang paling menakutkan. Film horror yang memberikan definisi baru kepada genre ini. Dan sebagai orang yang tidak mudah ditakuti, tentu saja pendapat kaum kritikus ini tidak mempengaruhi gue.

Karena ada janji terlebih dahulu, gue tiba di Blitz 15 menit setelah film dimulai, jadi sebenarnya gue hanya menikmati (atau dalam proses ditakuti) selama 84 menit.

Filmnya sendiri pada awalnya berjalan lambat. Laksana nonton Blair Witch Project, gambar film seolah-olah diambil dengan kamera amatiran. Bercerita mengenai sepasang pria-wanita yang dihantui, dan mereka memutuskan untuk merekam semua aktivitas yang terjadi terhadap mereka selama mereka tidur.

Anehnya, gue dan teman gue mempunyai perasaan yang sama ketika kami menonton film ini. Kami sangat menanti-nantikan adegan malam, di mana mereka tidur dan hal-hal yang tidak dapat dijelaskan oleh akal terjadi (yup, it's a fiction, both Katie and Micah are alive).

Seperti yang gue bilang, adegan film ini berjalan begitu lambat, tapi 15 menit terakhir dari film ini membuat gue dan gue yakin sebagian besar dari penonton di biskop itu menahan nafas, menutup mata dan mungkin meremas tangan orang di sebelahnya.

Gue gak akan menceritakan apa yang terjadi pada 15 menit itu, tapi gue akan menceritakan apa yang diakibatkan dari 15 menit itu terhadap tidur gue selama 3 malam ini. Gue gak bisa tidur, gue selalu terbangun antara jam 2 hingga 3 pagi (adegan pasangan ini diganggu pada waktu mereka tidur selalu jam 2-3 pagi) dan sekarang, gue hanya mempunyai dua pilihan ketika tidur: tidak memakai selimut atau memakai selimut tapi mengikat selimut itu di salah satu ujung tempat tidur gue, sehingga selimut itu gak bisa ditarik.

HAHAHAHA, yup, sekali lagi, gue seorang pengecut!

1 comment:

  1. Kan pas nonton Fourth Kind, awalnya itu ada cuplikan Paranormal Activity ya. Astaga, kalo ga dikasih tau kalo itu fiksi, gue bisa2 ga bisa tidur lho.

    Terus gue nonton Fourth Kind, yang mana itu sangat ga jelas tapi buat gue nakutin banget. Jadi ada bagian di mana ada kedengeran suara mahkluk apapun itu dan suaranya nakutin banget. Dan gue ga bisa tidur karena ngebayangin bentuk mahkluk dengan suara menakutkan ituuu...

    Udah gitu ya, gue cari tentang Nome, Alaska di internet, dan... Ada emang ada beberapa orang yang nge-bash abis-abisan Fourth Kind dan bilang mreka diboongin. Ini film fiksi. Kenapa Milla harus ngomong kalo ini kisah nyata di depan, dlsb.

    Tapi terus ada yang ngomomong gini: kepikiran ngga sih kalo ini mungkin beneran kisah nyata? Dengan ketiadaannya resources di internet tentang Abigail Tyler ataupun footage2 yang kalo beneran ada, akan leak di internet (youtube), curiga ngga sih kalo ini ternyata beneran?

    Curiga ngga sih kalo pemeritah Amerika justru mencekal dan menghapus semua resources tentang Fourth Kind karena itu NYATA dan mreka takut kalo ada histeria massal?

    Dan gue langsung ga bisa tidur.

    ReplyDelete