madonna

1984, pada acara MTV Video Music Awards yang pertama, seorang perempuan dengan dandanan ala seorang pengantin perempuan bergulingan di atas panggung sambil berdendang. Laksana seorang pengantin yang berperilaku tak pantas, sang publicist penyanyi perempuan tersebut (Liz Rosernberg) dibisiki oleh teman kencannya sambil menunjuk kepada penyanyi tersebut: Bagaimana mungkin dia bisa melakukan itu?! Kariernya telah berakhir saat ini juga.

Penyanyi perempuan tersebut adalah Madonna, lagu yang didendangkan adalah Like a Virgin.

Dan pernyataan teman kencan Liz Rosernberg sangat keliru (begitu pula asumsi jutaan orang yang membandingkan Madonna dengan Cyndi Lauper). Madonna menjadi salah satu penyanyi perempuan yang paling dikenal seantero jagat dan boleh juga dibilang sebagai penyanyi perempuan yang paling berhasil dalam sejarah rekaman.

Sangat sulit untuk menerima rentang karier Madonna tanpa mengerutkan dahi. Madonna yang dikenal sebagai sang manipulator media. Di awal tahun kariernya, dia tidak pernah dianggap sebagai penyanyi yang serius. Madonna hanya seorang pencipta kontroversi.

Like a Prayer, setelah lebih dari sepuluh tahun dari waktu pertama kali diedarkan, kini disebut-sebut sebagai salah satu album yang penting. Tetapi kontroversi video dari lagu dengan judul yang sama juga membakar amarah gereja waktu itu.

Madonna dan MTV adalah contoh sempurna dari simbiosis mutualisme. Mereka saling memanfaatkan. Madonna sebagai manipulator media, menggunakan MTV sebagai bentuk promosi dan sebaliknya MTV yang baru saja diluncurkan mendompleng kontroversi Madonna.

Walau bersahabat, beberapa kali MTV melarang penayangan video-video Madonna. Pertama kali, Justify My Love yang dinilai terlalu sensual. Pelarangan ini justru menciptakan produk baru yaitu video single dan Justify My Love terjual 500ribu kopi, sehingga disebut sebagai video terlaris hingga saat ini. Erotica dan What It Feels Like for a Girl adalah video-video lain yang dilarang penayangannya oleh MTV.

Madonna juga tercatat sebagai penyanyi solo dengan penghasilan terbesar dalam pertunjukan konser. Perjalanan konser terakhirnya, Sticky and Sweet menghasilkan lebih dari 200juta USD. Madonna juga dicatat sebagai penyanyi dengan TOP-TEN single terbanyak di daftar tembang Billboard Hot 100 mengalahkan Elvis baru-baru ini.

Saya sempat tersentuh ketika menonton salah satu dokumenter Madonna, I'm Going to Tell You a Secret, di mana di salah satu adegan film itu, Madonna memberikan pesan kepada para pendukung konsernya dalam hidup untuk selalu bertanggung jawab (be responsible) dan mempunyai kasih (have compassion) untuk sesamanya, karena menurut Madonna, dua hal itu lah yang menjadikan seseorang manusia yang lebih baik.

Saya lebih kaget lagi mengetahui di balik penampilannya yang tampak "rusak", justru Madonna adalah orang yang sangat memperhatikan kesehatannya. Dia tidak merokok, menjaga makanannya dan dikenal sebagai salah seorang penyanyi yang paling sehat di dunia. Jika kita menghitung jumlah penyanyi dari tahun 80an yang masih ada hingga ini, tampaknya tidak banyak yah. Kalaupun masih hidup, pasti sedang dililit oleh masalah. Ingat Whitney?

Saya tidak berniat mengajarkan anak-anak untuk mendengarkan Madonna yang nota-bene belum pantas bagi mereka. Tetapi paling tidak ada satu hal yang bisa kita pelajari dari seorang Madonna: to live a good life and be a better person, one must be responsible for his actions and have compassion for others.

No comments:

Post a Comment